Pulihkan Fungsi Daerah Aliran Sungai


Foto bersama sebelum keberangkatan

Foto bersama sebelum keberangkatan

Mapala Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Barat akan lakukan penanaman mangrove di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya dalam rangka menyukseskan kegiatan bersama Mapala Perguruan Tinggi Se-Indonesia. Kegiatan serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2014 ini rencananya akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) jika dilakukan oleh 24 Pusat Koordinasi Daerah sebagai bentuk pemulihan fungsi Daerah Aliran Sungai di Indonesia yang dilakukan dalam satu waktu. Ini merupakan tindakan nyata dari hasil Temu Wicara Kenal Medan Nasional Mapala Se-Indonesia di DARMAPALA Universitas Darussalam Ambon 20 – 27 November 2013 lalu sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan yang dibahas.

Kegiatan penanaman serempak ini mengangkat tema “Selamatkan Pohon Sang Pelindung Kehidupan Bumi Kita” yang dikoordinir oleh MATASITAS SAHID Jakarta selaku Pusat Koordinasi Nasional dengan mengerahkan Pusat Koordinasi Daerah dimasing-masing provinsi. MAPALA UNTAN yang saat ini bertanggung jawab sebagai Pusat Koordinasi Daerah Mapala Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Barat turut terlibat menyukseskan dengan membentuk Panitia Bersama dari Mapala Perguruan Tinggi Kalimantan Barat diantaranya dari Pontianak GMPA CAGAR GASPASI IKIP, MAPALA KHATULISTIWA BSI, MATA-UMP, Mapala ENGGANG GADING IAIN, Mapala ARKHA UPB dan MAPA Polnep. Mapala yang berdomisili di Sintang yang juga turut serta yaitu KOMPASS UNKA.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya yang menyiapkan 500 bibit mangrove jenis bakau (Rhizophora sp) dari hasil pembibitan CV. Eka Mandiri yang siap untuk ditanam. Rudi Nurmansyah selaku Staf Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat mendukung aksi nyata dari mahasiswa dan siap membantu untuk menyukseskan kegiatan ini. Tak hanya itu, Kelompok Tani Sabuk Hijau juga akan turut andil dalam proses penanaman.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pemulihan fungsi Daerah Aliran Sungai dapat terus dilakukan melihat manfaat mangrove dari segi pencegahan abrasi dan juga sebagai filtrasi air laut yang masuk ke sungai. Itulah yang melatarbelakangi mengrove sebagai pilihan untuk ditanam sebagai bentuk partisipasi kegiatan bersama Mapala Tingkat Perguruan Tinggi Se-Indonesia dari Provinsi Kalimantan Barat.

sumber berita terkait

Share Button