Pesona dan Potensi Karimata


Pulau Karimata

Pulau Karimata

Bercerita tentang keindahan Kepulauan Karimata takkan pernah ada habisnya. Kepulauan yang terdiri dari gugusan pulau Karimata, Serutu, Bulu, Surunggading, Pelapis, Buwan dan Besi ini masuk dalam kawasan Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata dengan luas 77.000 hektar yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah Kerja I Ketapang. Dari gugusan Kepulauan Karimata, pulau Karimata merupakan pulau terbesar yang akan jadi sorotan pada tulisan ini bersama pesona dan potensinya. Keterbatasan akses dan minimnya informasi tentang pulau karimata menjadikan potensi yang dimiliki dari dasar laut hingga dataran tertingginya belum dikenal banyak orang bahkan warga Kalimantan Barat sendiri.

Untuk mendatangi Pulau Karimata dapat ditempuh melalui dua rute berbeda dengan tetap mengandalkan transportasi air, yaitu dari Pelabuhan Kakap atau Senghie. Dari pelabuhan Kakap akan memakan waktu 8 jam untuk langsung tiba di Pulau Karimata menggunakan kapal motor barang (carter) yang memasok sembako ke gugusan Kepulauan Karimata, perjalanan ini akan beberapa kali menyinggahi gugusan pulau di Kepulauan Karimata untuk memasok barang dagangan mereka. Sedangkan jika dari Pelabuhan Senghie dapat menggunakan speed boat selama 4 jam tujuan Sukadana kemudian dengan kelotok selama 12 jam menuju Pulau Karimata. Selain itu juga tersedia Kapal Express selama 7 jam tujuan Ketapang, dari Ketapang baru menyebrangi lautan menuju Pulau Karimata selama 12 jam.

MAPALA UNTAN sebagai organisasi yang konsen terhadap pelestarian alam dan lingkungan hidup serta pengabdian pada masyarakat dengan keterampilan kegiatan alam bebas sebagai penunjang sudah tiga kali mengunjungi Pulau Karimata untuk melihat secara langsung potensi yang dimiliki oleh pulau ini. Diawali pada tahun 2007 dengan kegiatan Nepenthes Expedition untuk mengeksplorasi keberadaan kantong semar (nepenthes) dari titik 0 m dpl hingga dataran tertingginya 1.030 m dpl di puncak Gunung Cabang. Tumbuhan karnivora yang juga memiliki persebaran terbesar di Pulau Kalimantan ini ditemukan sebanyak 5 spesies dengan memulai perjalanan dari Kelumpang dengan finish di Betok. Di jalur pendakian yang menjadikan Kelumpang start atau finish akan mempertemukan dengan air terjun Bidadari yang merupakan air terjun terbesar dan tertinggi di gugusan Kepulauan Karimata. Kemudian kedua kalinya ke Pulau Karimata dalam kegiatan Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Daerah Mapala Tingkat Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Barat tahun 2010, dimana saat itu MAPALA UNTAN selaku tuan rumah. Gunung Cabang menjadi lokasi kenal medan hutan gunung dengan rute pendakian dari Kelumpang, dan juga pengabdian pada masyarakat di Dusun Kelumpang. Dan belum lama ini pada Latihan Divisi tahun 2013 yang kembali lagi melakukan pendakian Gunung Cabang jalur Padang sebagai sebagai ajang latihan anggota Divisi Hutan Gunung dengan mengikutsertakan Anggota Muda sebelum melakukan ekspedisi wajib. Selain itu juga dilakukan penyelaman (diving) sembari mendata titik penyelaman (spot diving) dan jenis terumbu karang yang ada selama melakukan penyelaman bersama BKSDA SKW I Ketapang.

Keindahan dan potensi yang ada di daratan dari bibir pantai 0 m dpl hingga tanah tertinggi 1.030 m dpl sudah dibuktikan. Begitu pula bawah laut karimata yang masuk dalam kawasan konservasi dengan hamparan terumbu karang nan eksotis hingga menghipnotis  mata memandangnya. Belum habis satu pulau tentang keindahan dan potensinya, masih ada gugusan pulau lain yang belum disambangi di Kepulauan Karimata, pastinya masih banyak lagi hal-hal unik dan menarik dibalik pesona dan potensi yang ada. Bapak Junaidi, S. Hut, M. Si selaku Kepala Seksi BKSDA SWK I Ketapang sangat senang dan menyambut baik akan kedatangan pengunjung yang ingin menyambangi Kepulauan Karimata terutama bagi yang berniat melakukan penelitian. Seperti dilansir kompas.com Jumat (11/10/2013) via telepon beliau megungkapkan “kita siap bekerjasama dengan lembaga penelitian terutama dibidang kelautan, baik itu lembaga universitas ataupun lembaga penelitian lainnya seperti yang dilakukan rekan dari MAPALA UNTAN”.

Sikap terbuka ini menjadi peluang untuk membantu mengembangkan dan mengeksplor lebih jauh lagi keindahan Kepulauan Karimata dari segi pariwisata yang sekaligus menambah data tentang potensi dari kepulauan yang terletak di sebelah barat Daya Kalimantan Barat.

MPA-U. 0910278/TB

 artikel terkait :

Sambil Nyelam Gali Potensi

Share Button